Tokelau: Andalkan Matahari Sebagai Sumber Listrik | HelixNews

Tokelau: Andalkan Matahari Sebagai Sumber Listrik

Tokelau: Andalkan Matahari Sebagai Sumber Listrik

Energi cahaya matahari yang dikonversi menjadi listrik

Di sejumlah negara wilayah Asia, Eropa, maupun USA, sistem tenaga surya kian diminati lantaran jutaan manfaat yang terkandung di dalamnya. Mengutip pendiri Tesla dan SpaceX,  Elon Musk, “kita telah memilki reaktor ramah lingkungan yang berguna di langit, kita tak perlu melakukan apa-apa. Ia muncul setiap hari,” kata Musk.

Yang dimaksud Musk adalah matahari. Komitmen Elon Musk terhadap produk ramah lingkungan yang berteknologi tinggi memang tak perlu diragukan lagi. Sebut saja bagaimana Tesla mengubah landscape industri otomotif yang tak memerlukan lagi energi kotor seperti bahan bakar solar, selain itu ia juga mengakuisisi SolarCity yang memang produsen panel surya dan EPC (Engineering, Procurement, and Construction) itu.

Energi cahaya matahari yang dikonversi menjadi listrik sangatlah berguna untuk menopang kehidupan sehari-hari, dan bahkan sangat efisien. Mari kita lihat contoh di bawah ini.

Di kepulauan Pasifik, terdapat satu negara kecil. Negara itu bernama Tokelau. Nama yang aneh, setidaknya bagi kita warga negara Indonesia. Penduduknya juga tak lebih banyak dari jumlah warga Tangerang Selatan hanya 1.500 saja. Luas wilayah daratannya juga tak sampai 11 kilometer, tepatnya 10,8 kilometer persegi.

Sampai 2012, warga negara Tokelau mengandalkan generator guna memenuhi kebutuhan listriknya. Listrik tersebut hanya menyala sekitar 12 -18 jam per hari. Dalam setahun, negara Tokelau membutuhkan 2.000 drum minyak untuk menyalakan generator.

Ternyata, biaya beban listrik untuk 1.500 orang mencapai $1 juta atau setara Rp13 miliar per tahun. Nominal ini sungguh fantastis mengingat penduduk Tokelau tak lebih dari 1.500 orang saja.

Rupanya negara tetangga berperangai menyenangkan, pada 2012, mereka mendapat pinjaman senilai $7 juta dari Selandia Baru untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya. Uang yang biasanya dihabiskan untuk membeli bahan bakar generator pun digunakan untuk membayar utang tersebut.

Setelah dikalkulasi secara saksama dan teliti, dalam waktu sembilan tahun, utang itu akan lunas. Selanjutnya, tak perlu lagi mengeluarkan $1 juta per tahun. Kini, Tokelau menjadi negara pertama di bumi yang seluruh kebutuhan listriknya berasal dari energi matahari.

Meski demikian, generator yang ada tetap dirawat sebagai cadangan. Tak hanya menghemat biaya listrik jangka panjang, negara bekas jajahan Inggris itu juga berkontribusi mengurangi emisi karbon.

Ini adalah salah satu bukti bahwa bahwa energi matahari jauh lebih murah dari energi fosil. Namun, boleh jadi karena Tokelau belum memiliki pembangkit tenaga fosil, seperti yang dimiliki Indonesia. Di negeri kaya akan pulau ini, sekitar 79 persen listrik berasal dari batu bara, si sumber energi kotor nan murah meriah itu.

 

Kelebihan PLTS Secara Umum

 

Pertama, PLTS tidak menggunakan sumber daya yang tidak terbarukan seperti minyak bumi, solar, maupun batu bara. Sumber daya yang tidak terbarukan tidak memiliki keberlanjutan yang panjang dan selalu menyebarkan polusi, yang terparah adalah merusak ekosistem sekitar. Lain dengan PLTS yang selalu bisa diandalkan selama ada matahari, atap, dan lahan yang luas.

Kedua, PLTS tidak bergantung pada patokan distribusi energi, sedangkan bahan bakar solar membutuhkan biaya dan waktu. Selama matahari masih bersinar PLTS selalu menghasilkan energi. Ketika malam dan mendung tiba, teknologi baterai mendukung keandalan dari PLTS ini.

Ketiga, dibandingkan energi terbarukan lainnya PLTS lebih mudah digunakan mengingat fleksibilitasnya yang tinggi dan semakin tahun harganya semakin terjangkau seiring dengan dukungan pemerintah.

Dalam setiap instalasi listrik tenaga surya, Helix memastikan standard yang memenuhi keamanan dan kenyamanan bersama yang memang sudah dilakukan di negara-negara maju seperti di Amerika, Eropa, dan Cina.

Kami pun selalu berupaya memberikan material terbaik, antara lain high efficiency solar modulehigh grade aluminium rail maupun solar inverter yang sudah teruji, yang mana akan membuat performa dari produksi energi surya berjalan optimal.

Visi kami adalah menjadi standard di Indonesia dalam instalasi sistem tenaga surya. Kami juga ingin menyediakan listrik tenaga surya yang mudah diakses oleh siapa saja di seluruh wilayah Indonesia.

Sejak awal didirikan Helix berkomitmen memberi layanan pemasangan tenaga surya dengan niatan membangun lingkungan bersih di Indonesia. (GPN)


Baca juga: Tokelau: Andalkan Matahari Sebagai Sumber Listrik
  • Sistem Tenaga Surya
  • Sistem On Grid
  • Energi Terbarukan
  • Helix Indonesia
  • Sistem Off Grid
  • Cara Kerja Sistem Off Grid
  • Baterai Sistem Off Grid
  • Pemasangan Helix Tenaga Surya
  • Sistem Hybrid
  • Cara Kerja Sistem Hybrid
  • Kampanye Penggunaan Listrik Surya Atap
  • Energi Alternatif
  • Energi Baru Terbarukan
  • Dewan Energi Nasional
  • PLN Blackout
  • Solusi
  • Hybrid
  • Potensi Energi Surya
  • Bali
  • I wayan Koster
  • Helixindo
  • Elon Musk
  • Kepulauan Pasifik
  • Energi Cahaya Matahari
  • Inverter
  • Panel Surya
  • Listrik Tenaga Surya
  • Pasang tenaga surya
  • Net Metering
  • Selebriti Kelas Dunia Pengguna Listrik Tenaga Surya
  • Pengguna Listrik Tenaga Surya
  • Leonardo DiCaprio
  • Helix Tenaga Surya
  • Tenaga Surya
  • Jembo Energindo
  • PJUTS
  • PLTS Rumah
  • Instalasi PLTS Rumah
  • Helix Tenaga Susrya
  • Off Grid
  • Instal listrik tenaga surya
  • On Grid